Disbunnak Kalbar Audit NKV Unit Usaha Cold Storage di Sekayam
Auditor Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat didampingi tim Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau melaksanakan audit Nomor Kontrol Veteriner (NKV) gudang pendingin disalah satu unit usaha di Sekayam, Kabupaten Sanggau. Heronimus Hero, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat mengatakan audit NKV ini bertujuan untuk menilai tingkat kesesuaian higiene dan sanitasi.
“Hari ini kita melaksanakan audit NKV dengan tujuan untuk menilai tingkat kesesuaian persyaratan higiene dan sanitasi. Bagi unit usaha yang telah memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi pada rantai produksi produk hewan secara terus menerus perlu diberi sertifikat Nomor Kontrol Veteriner. Berdasarkan hasil audit yang telah dilakukan oleh tim auditor NKV Provinsi, bahwa gudang pendingin ini mendapatkan NKV level 3 atau kategori Cukup," ungkap Heronimus Hero, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (20/3/2024).
Heronimus menambahkan, bahwa unit usaha ini sudah menerapkan hiegeine sanitasi pada rantai produksi produk hewan secara terus menerus sehingga bisa mengirimkan produk hewannya antar kabupaten dalam satu provinsi. Unit usaha gudang pendingin ini masih bisa naik ke level 2 atau kategori Baik apabila temuan mayor atau minor yang disampaikan oleh tim audit NKV Provinsi Kalimantan Barat segera ditindaklanjuti dalam kurun waktu yang telah ditentukan.
“Penentuan level NKV oleh tim auditor ini merujuk pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner Unit Usaha Produk Hewan. Dengan dikeluarkannya level NKV pada salah satu unit usaha di perbatasan ini, maka Kabupaten Sanggau memiliki dua unit usaha yang telah memenuhi persyaratan teknis hiegeine sanitasi,” ucapnya.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Disbunnak Sanggau bapak Dr. Ambius Anton menambahkan bahwa unit usaha yang sebelumnya telah mendapat NKV adalah CV. Borneofood Indotama berlokasi di Kecamatan Sekayam. Ini menunjukkan bawa tingkat kesadaran pelaku usaha dalam penjaminan produk hewan di Kabupaten Sanggau mulai tumbuh, sehingga tidak menutup kemungkinan jumlah pelaku usaha yang memiliki NKV akan bertambah.